Prajurit Batalyon Arhanud 15 Ternyata Piawai Jadi Tukang di Lokasi TMMD ke-128 Sragen

oleh -74 Dilihat

SRAGEN, Bengawanpos.com – Tugas prajurit TNI tidak hanya identik dengan latihan militer dan menjaga pertahanan negara. Dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen, para prajurit juga dituntut mampu beradaptasi dengan pekerjaan pembangunan fisik di lapangan.

Hal itu terlihat di lokasi TMMD di Dukuh Terik Mulyo, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Kamis (23/4/2026), saat anggota Satgas bergotong royong membangun talud sebagai persiapan pengecoran jalan.

Salah satu prajurit yang mencuri perhatian adalah Sertu Nurdin, anggota Satgas TMMD yang berasal dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 15. Meski awalnya mengaku belum memiliki pengalaman di bidang pertukangan, ia dengan cepat mampu menyesuaikan diri dan belajar memasang batu bersama warga.

Awalnya, Sertu Nurdin sempat merasa kikuk saat mengerjakan pemasangan batu untuk talud. Namun berkat semangat belajar dan kebersamaan dengan masyarakat, hanya dalam hitungan jam ia mulai terlihat mahir menjalankan pekerjaan tersebut.

“Sebagai prajurit TNI, soal ilmu perang dan bela diri tentu sudah menjadi bagian dari kemampuan kami. Namun saat bertugas di TMMD, ada ilmu baru yang juga harus dipelajari, salah satunya memasang batu pondasi untuk talud,” ujar Sertu Nurdin.

Menurutnya, pengalaman di lokasi TMMD memberikan pelajaran berharga bahwa prajurit harus siap menghadapi berbagai tantangan tugas, termasuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur di desa demi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.