SUKOHARJO – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera Sukoharjo menggelar ramah tamah dan buka puasa bersama insan pers di Java Zest Sukoharjo, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan baru partai kepada para jurnalis dari berbagai media di Sukoharjo.
Acara tersebut dihadiri Ketua DPD PKS Sukoharjo Tito Setiyo Nugroho, jajaran pengurus partai, anggota legislatif, serta wartawan dari media televisi, radio, hingga media cetak dan daring.
Dalam sambutannya, pengurus PKS Sukoharjo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam suasana Ramadan.
“Alhamdulillah pada sore hari ini kita bisa berkumpul bersilaturahmi bersama pengurus PKS Sukoharjo dan rekan-rekan media. Semoga kegiatan sarasehan dan buka puasa bersama ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar salah satu pengurus dalam sambutannya.
Selain memperkenalkan kepengurusan baru, PKS Sukoharjo juga memaparkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan ke depan. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang berada di bawah bidang perempuan dan ketahanan keluarga.
Program ini berfokus pada penguatan peran keluarga sekaligus memberikan dukungan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Melalui program tersebut, PKS berupaya menghadirkan berbagai pelatihan dan pendampingan bagi guru, relawan, hingga orang tua anak.
“Kami berusaha mengakomodasi berbagai masukan dari masyarakat, termasuk kebutuhan pelatihan bagi guru TK hingga SD, relawan komunitas inklusi, serta orang tua anak berkebutuhan khusus agar mereka mendapatkan pendampingan yang tepat,” jelasnya.
PKS Sukoharjo juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah melalui sinergi dengan pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
Melalui kegiatan ini, partai berharap hubungan yang harmonis dengan insan pers dapat terus terjalin, sehingga berbagai program dan kegiatan yang dilakukan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara luas.
Silaturahmi antara partai politik dan media dinilai penting dalam menjaga keterbukaan informasi publik serta memperkuat komunikasi antara lembaga politik dan masyarakat.











