Lanud Adi Soemarmo dan APTRI Matangkan Panen Raya Tebu TNI AU 2026, Dukung Swasembada Gula Nasional

oleh -158 Dilihat
oleh

Boyolali – Lanud Adi Soemarmo bersama Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Panen Raya Tebu TNI Angkatan Udara secara serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung target swasembada gula Indonesia.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat Lanud Adi Soemarmo, Rabu (10/6/2026). Rapat melibatkan unsur Lanud Adi Soemarmo, pemerintah daerah, kelompok tani, koperasi petani tebu rakyat, serta perwakilan APTRI dari Kabupaten Boyolali dan Karanganyar.

Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsekal Pertama TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han., yang diwakili Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Lanud Adi Soemarmo Kolonel Lek Amrico, S.T., M.Han., menyampaikan bahwa panen raya tebu merupakan momentum strategis yang mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, sektor industri gula, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Pelaksanaan panen raya tebu TNI Angkatan Udara secara serentak menjadi bukti nyata sinergi antara satuan TNI AU, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi petani, tetapi juga menunjukkan bahwa aset dan sumber daya yang dimiliki TNI AU dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Dalam pemaparan kerja sama antara Lanud Adi Soemarmo dan APTRI, program pembinaan petani tebu difokuskan pada peningkatan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi sektor pertanian dengan TNI AU dalam mendukung pembangunan wilayah dan ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat, total luas lahan tebu binaan mencapai 2.490,02 hektare. Luasan tersebut terdiri atas 10 hektare lahan inti Lanud Adi Soemarmo, 193 hektare lahan penyangga yang tersebar di Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo, serta 2.343,32 hektare lahan binaan teritorial yang mencakup wilayah Grobogan, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, hingga Wonogiri.

Dari total luasan tersebut, lahan inti Lanud Adi Soemarmo diproyeksikan menghasilkan sekitar 800 ton tebu yang akan dipasok ke Pabrik Gula Mojo Sragen. Sementara itu, lahan penyangga diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 12.060 ton tebu.

Meski menghadapi tantangan cuaca yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman, seluruh pihak optimistis target produksi tetap dapat tercapai melalui penerapan budidaya yang tepat dan pengelolaan lahan yang optimal.

Selain membahas teknis pelaksanaan panen raya, rapat juga menyoroti pembentukan tim koordinasi terpadu, penetapan kelompok tani prioritas, serta penyusunan program pendampingan berkelanjutan bagi petani setelah masa panen.

Kadister Lanud Adi Soemarmo menegaskan pentingnya kesiapan seluruh unsur yang terlibat agar pelaksanaan panen raya berjalan aman dan lancar. Ia juga mengingatkan agar aspek keselamatan kerja menjadi perhatian utama selama proses panen berlangsung.

“Dengan persiapan yang matang, koordinasi yang baik, dan komunikasi yang efektif, saya yakin kegiatan panen raya dapat berlangsung aman, tertib, lancar, serta menghasilkan capaian yang optimal,” tegasnya.

Melalui kolaborasi antara APTRI, pemerintah daerah, pabrik gula, dan TNI Angkatan Udara, panen raya tebu ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada gula nasional dan ketahanan pangan Indonesia.

Sebagai informasi, Panen Raya Tebu TNI AU 2026 akan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada Juli mendatang. Lanud Adi Soemarmo menjadi salah satu lokasi pelaksanaan, sementara Lanud Abdulrachman Saleh Malang ditetapkan sebagai lokasi utama sekaligus pusat kegiatan panen raya nasional.

(Pen Lanud Adi Soemarmo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.