
Sragen, Bengawanpos.com – Tim kesehatan lapangan dari Klinik Pratama Kartika 25 Sragen bergerak cepat menangani seorang siswa SMK peserta latihan ketarunaan dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Penanganan dilakukan di lokasi kegiatan setelah siswa tersebut mengalami luka lecet pada jari tangan saat mengikuti aktivitas fisik. Jumat, (08/05/26).
Latihan ketarunaan menjadi bagian dari program nonfisik TMMD yang bertujuan membentuk disiplin, karakter, dan ketahanan fisik generasi muda. Karena aktivitas dilakukan di lapangan dengan intensitas cukup tinggi, tim medis disiagakan penuh selama kegiatan berlangsung.
Kepala Klinik Pratama Kartika 25 Sragen Peltu Suwanto mengatakan penanganan cepat penting dilakukan meski luka yang dialami tergolong ringan.
“Keamanan peserta adalah prioritas kami. Meskipun hanya luka lecet, penanganan cepat dan steril penting dilakukan untuk mencegah infeksi sehingga peserta bisa kembali beraktivitas dengan nyaman,” kata Suwanto.
Dalam penanganan tersebut, Suwanto didampingi tenaga medis Serma (K) Nofa Rosiana dan PPPK Nur Hajar Dheajeng. Tim langsung membersihkan luka dan memberikan antiseptik di lokasi sebelum memastikan kondisi siswa stabil.
Setelah mendapatkan perawatan, siswa tersebut diperbolehkan kembali mengikuti kegiatan dengan pemantauan ringan dari tim kesehatan.
Kehadiran tim medis di lokasi mendapat apresiasi dari guru pendamping dan personel Kodim 0725/Sragen. Mereka menilai kesiapsiagaan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan TMMD.
Program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik di desa sasaran, tetapi juga melibatkan berbagai kegiatan pembinaan masyarakat, termasuk pelatihan ketarunaan bagi pelajar. (Muja Pendim Sragen)












